Jumat, 11 Maret 2011

Teknik Mencuci Mobil Yang Hemat Air

Ada kalanya mobil harus kita cuci sendiri. Hitung-hitung olahraga dan sebagai bukti bahwa kita
benar-benar mencintai “teman” yang telah membantu banyak urusan transportasi kita, dengan
cara menyisakan sebagian waktu untuk menyentuh secara langsung seluruh body dan pernak-
pernik di dalam mobil kesayangan.

Bukan juga sekadar tanda cinta. Kegiatan mencuci mobil ini pun menjadi sedikit bukti dan peran
serta kepedulian kita terhadap persediaan air bersih, khususnya air dari dalam tanah. Banyak
riset telah memastikan kaitan antara penggunaan air tanah yang tidak terkendali dengan makin
menurunnya permukaan tanah (land subsidence). Hasil pemantauan di DKI Jakarta saja, tiga
tahun lalu disebutkan bahwa penurunan permukaan tanahnya mencapai 20-60 cm.

Dampak itu salah satunya dipicu oleh tingkat konsumsi warga kota besar yang tinggi terhadap
air tanah. Sebab, air bersih tidak hanya untuk kebutuhan minum, mandi, masak dan sanitasi,
melainkan juga untuk mencuci kendaraan. Dengan banyaknya jumlah kendaraan yang beredar,
bisa kita bayangkan seberapa deras air tanah tersedot setiap kali mobil-mobil itu dicuci.

Nah, agar mencuci mobil lebih hemat air tanah, ada baiknya kita memperhatikan poin-poin
sederhana berikut:

1. Gunakan selang untuk menyiram body mobil. Siraman air dengan selang jauh lebih
mudah kita kontrol ketimbang menggunakan gayung atau ember.

2. Keluarkan karpet-karpet mobil (bila ingin dicuci) dan letakkan di bawah samping pintu
mobil.

3. Siram mobil mulai dari atap. Bukan mulai dari tengah, apalagi bawah. Aliran air dari
atap akan menghemat penggunaan air. Karena bagian tengah dan bawah otomotis akan
tersiram juga bersamaan dengan jatuhnya air. Termasuk karpet-karpet yang berada di
bawah samping pintu mobil.

4. Matikan air pada saat membasuh seluruh body mobil dengan shampo mobil, maupun saat
menyikat karpet-karpet.

5. Lakukan proses pembilasan dengan menyiramkan air seperti pada poin 3 dan jangan lupa
keringkan.

Tipsnya cukup gampang kan??? Satu hal yang paling penting sebelum mempraktekkan tips di
atas adalah ‘pastikan air yang digunakan bersih dan tidak meninggalkan bercak putih
di body mobil’. Sangat disayangkan, setelah dicuci mobil yang harusnya bersih dan nyaman
ditunggangi malah dihiasi bercak putih yang menyebalkan. Bercak putih ini menandakan
air mengandung kapur. Pasti kita tidak menginginkan hal ini. Oleh karena itu, yang sedang
mengalami ataupun yang tidak ingin mengalaminya, gunakan filter air yang mampu mengatasi
masalah ini. Filter air HYDRO telah diuji mampu mengatasi berbagai masalah air: air berbau,

dikutip dari: Aspira / sumber: www.hydro.co.id

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

Fokus pada topik. Mohon untuk tidak spam. Thanks.